IDENTIFIKASI PERMASALAHAN YANG MUNGKIN TERJADI DI LINGKUNGAN LAHAN BASAH

• Kondisi fisik lahan :
Tanah di wilayah Kotamadya Banjarmasin pada umumnya adalah tanah rawa yang daya pikulnya sangat kecil yaitu 0,2 kg/cm2 (Bouven in Indonesia, JPB Gmelig Mayling).
1. pondasi
Pondasi tak langsung digunakan bila lapisan tanah yang keras terdapat cukup dalam dari permukaan tanah. Prinsip dasar dari konstruksi pondasi tak langsung adalah dengann perantaraan konstruksi pondasi tak langsung tersebut, beban bangunan dipindahkan ke lapisaan tanah dasar pondasi yang baik. Macam konstruksi pondasi tak langsung antara lain pondasi umpak, pondasi sumuran dan pondasi tiang pancang.

Untuk di tanah rawa, Bajarmasin khususnya, jenis pondasi tak langsung yang dikenal antara lain :
A. 1. Pondasi Kalang Galam untuk banguna kayu, kecil/ringan
Pondasi Kalang Galam yaitu suatu konstruksi yang membagi beban tekan melalui bidang yang cukup luas, merata pada tanah sehingga tekanan pada tiap cm2 tanah menjadi kecil.

2. Pondasi Kalang Kacapuri Galam, untuk bangunann kayu, besar/agak berat
Bila bangunan agak besar/berat maka digunakan pondasi kalang kacapuri galam yang konstruksinya sama dengan pondasi kalang galam. Tetapi ditambah di bawahnya dengan selapis kalang galam lagi yang arahnya tegak lurus kalang galam yang pertama.
Pondasi kacapuri kalang galam ini banyak digunakan untuk bangunan-bangunan di daerah pasang surut
B. 1. Pondasi Kalang Batang, untuk bangunan kayu, besar/permanen/berat
2. Pondasi Kalang Batang, untuk rumah batu (permanen)
C. Pondasi dengan tiang pancang kayu.

• sanitasi
limbah dari jamban mencemari sungai, hal ini dapat menimbulkan berbagai penyakit diantara diare yang disebabkan adanya bakteri ecoli disungai.

• Ancaman lingkungan lahan basah
Lahan basah sangat rentan terhadap eksploitasi berlebih akibat adanya ikan, bahan
bakar dan air yang berlimpah. Ketika lahan basah dianggap sebagai lahan yang tidak produktif atau marjinal, maka lahan basah kemudian akan dijadikan sebagai sasaran untuk drainasi dan konversi. Di sisi yang lain, lahan basah juga menjadi korban terdepan akibat adanya tekanan pembangunan. Laju kehilangan dan kerusakan lahan basah semakin bertambah di seluruh bagian bumi. Tekanan terhadap lahan basah nampaknya akan semakin terus meningkat dalam beberapa dekade kedepan akibat adanya peningkatan kebutuhan global terhadap lahan dan air, serta akibat adanya perubahan iklim.

• Aksebilitas
 Jalan
Mempunyai sifat permeabiltas tanah yang tinggi dan juga memiliki sifat pemampatan yang sangat tinggi, terutama komperasi sekunder yang berlangsung lama. Dari dampak yag ditimbulkan ini menyebabkan kerusakan jalan yang terjadi dalam waktu yang relatif lebih cepat, umur rencana lebih pendek dan memerlukan biaya yang cukup besar dalam rangka pembinaan pada lokasi tersebut
 Titian kayu :
Digunakan untuk akses sirkulasi antar rumah ke rumah lain dan antar rumah ke jalan.
Titian dapat mempengaruhi arah bangunan dan sirkurasi pada desain
• sungai; Aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu menuju hilir. Sungai dijadikan sebagai salah satu jalur transportas untuk lahan basah.
• Iklim : Tropis
Di daerah tropis yang lembab pelapukan berlangsung sangat cepat disebabkan oleh panas dan kelembababan
Atap iklim tropis mempunyai ciri khasnya sendiri
curah hujan
Karena curah hujan yang tinggi tanah selalu basah dan unsur-unsur pokoknya yang dapat larut hilang, proses ini disebut pelindian
• Teknologi
Pada permukiman modern, praktek pembangunan dengan mengurug rawa merupakan trend. Akibat dari perilaku membangun ini, maka rawa yang berfungsi sebagai area resapan dan penampungan air semakin menyempit. Resiko banjir pada permukiman modern lebih besar dibandingkan dengan permukiman tradisional (Tharziansyah, 2002).
• Material
• material sekitar yang sering digunakan untuk bangunan di lahan basah diantaranya:
Kayu
Galam
Perkerasan beton

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s